Kelebihan dan kekurangan solder uap atau blower

Kelebihan dan kekurangan solder uap atau blower – Kenali apa saja kelebihan dan kekurangan ketika menggunakan solder uap atau blower dengan solder biasa atau konvensional.

Solder adalah sebuah alat yang digunakan untuk memasang dan melepas komponen elektronik yang membutuhkan penghubung atau direkatkan dengan timah atau dalam dunia praktek sering disebut tinol.

Solder terdiri dari dua macam, yakni solder konvensional dan solder uap atau hot air.

Sekilas tentang solder biasa atau konvensional

Solder konvensional adalah solder yang cara penggunaanya masih harus menempelkan ujung mata solder dengan timah atau tinol serta ke tempat atatu titik yang dihubungkan.

Dalam istilah sederhananya, solder konvensional adalah solder yang secara fisik bersentuhan dengan titik atau benda yang akan di hubungkan dengan timah.

 

Sekilas tentang solder uap atau blower

Sedangkan blower atau solder uap atau hot air atau rework station adalah jenis solder yang dalam pemakaiannya tidak bersentuhan secara fisik dengan tinol atau timah maupun titik yang akan dihubungkan.

Solder uap biasanya harganya jauh lebih mahal daripada solder konvensional atau solder biasa.

Harganya bisa mencapai 20 kali harga solder biasa atau konvensional.

Kelebihan solder biasa atau konvensional

Solder biasa atau konvensioanal memiliki kelebihan tersendiri jika dibandingkan dengan solder jenis Blower atau Uap.

Kelebihan solder biasa antara lain :

-Harga terjangkau karena jauh lebih murah daripada solder uap.
-Konsumsi daya listrik lebih kecil daripada solder uap sehingga hemat listrik.
-Jika terjadi kerusakan , perbaikannya pun mudah karena komponennya sederhana.

Kekurangan solder biasa atau konvensional

Dibalik kelebihan dari solder konvensional, ternyata ada beberapa kekurangan yang dimiliki antara lain :

-Solder konvensional memiliki kerentanan terjadi short dengan body, sehingga bisa menyebabkan kejutan listrik apabila rusak lecet.

-Tidak bisa atau sulit digunakan untuk melelehkan timah atau patrian yang memiliki penampang tebal

-Sulit jika digunakan untuk memasang komponen elektronik jenis SMD

Kelebihan solder uap atau blower

Sedangkan solder uap memiliki beberapa kelebihan jika dibandingkan dengan solder biasa atau konvensional , antara lain :

-Dapat digunakan untuk memasang dan melepas komponen elktronik jenis SMD.

-Memiliki suhu panas yang tinggi, sehingga dapat untuk melelehkan timah atau patrian yang berpenampang tebal.

Kekurangan solder uap atau blower

Namun kekurangan solder jenis blower ini kebalikan dari solder konvensional yakni :

-Harganya masih mahal daripada solder konvensional

-Jika terjadi kerusakan, sulit diperbaiki karena komponennya komplek

-Membutuhkan daya listrik yang jauh lebih besar dari solder konvensioan

Mana yang lebih baik antara solder uap dan solder konvensional

Jika disandingkan pertanyaan Manakah yang lebih baik digunakan untuk kedua jenis solder tersebut, maka jawabannya adalah tergantung kebutuhan.

Jadi misalnya, seseorang yang berprofesi sebagai service Handphone , maka ia akan cenderung sering menggunakan solder jenis blower ketimbang konvensional.

Namun bukan berarti ia tidak membutuhkan solder konvensioanal, ia tetap membutuhkan , namun cuma sedikit penggunaanya.

Dalam hal diatas, maka ia akan menjawab bahwa solder Blower atau uap juh lebih penting.

Akan tetapi jika seseorang yang profesinya sebagai tukang service atau teknisi perbaikan televisi , maka ia akan lebih sering menggunakan solder biasa atau konvensional, meskipun kadang memnggunakan blower.

Dalam kasus ini, maka ia akan mengatakan bahwa Solder konvensional lebih baik dari solder blower.

 

 

JIKA TULISAN INI BERMANFAAT, Silakan BAGIKAN KE SOSMED :

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedintumblrmail

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *